Sabtu, 19 Oktober 2013

Jepang VS Amerika?


Jepang punya banyak ide menarik dalam animenya, apalagi adanya anime-anime dengan efek yang cukup tinggi seperti dragonball, naruto, one piece, dan bleach... (left/soft action)

Amerika (USA) punya studio-studio film ”live action” yang apapun animasi maupun efeknya bisa terlihat sekitar 90%-an mendekati kenyataan... (right/hard action)

Kalau kerjasama ini terus berlanjut, entah berapa anime bisa di “live action”kan oleh studio amerika seperti dragonball, rurouni kenshin dan death note. Seperti yang anda ketahui kalau di Jepang sendiri sudah “banjir” anime, entah udah berapa meter... :p

Mungkin saja dengan kekuatan itu bisa membuat dan mengendalikan mecha “Jaeger” atau  bisa bertukar pikiran dengan monster “Kaiju” yang seperti Godzilla dalam film “Pacific Rim”, karena yang satu memiliki keahlian fisika-matematis dan yang satunya lagi punya keahlian bio-psikologis sehingga bisa saja menghasilkan reaksi keahlian kimia-sintetis yang menyebabkan yang mistis menjadi sains @ red... :3

Film “Pacific Rim” menghadirkan ide ala Jepang (seperti mecha, monster dan armor) termasuk muatan utamanya pesan moral dan menghadirkan grafik/desain grafis “live action” ala Amerika (USA) yang menakjubkan pandangan... Sangat layak ditonton oleh penggemar movie “live action” dari kalangan remaja (karena ada adegan perkelahian) sampai dewasa, kalau anak-anak tentunya dengan bimbingan orang tua yaaa...  :D

“To defeat mosters, we created the most powerful thing than monsters”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar