Selasa, 22 Desember 2015

Pilihan atau Paksaan??



Dunia oh dunia, kenapa ya saya main-main?? kesalahannya itu menempatkan dunia tidak pada tempatnya | Dunia yang seperti apa?? dunia yang ada benua eropa, amerika, afrika, australia, antartika (too chill) |

Kembali ke topik..

Paksaan itu sangat dibutuhkan dan peranannya sangat penting | Paksaan itu bukan hanya untuk anak kecil, bukan tidak selamanya harus dipaksa | Coba bagaimana kalau seorang suami atau kepala keluarga tidak terpaksa mencari nafkah untuk keluarga, istri-anak, bisa dibayangkan rusaknya rumahtangga | Tanpa paksaan?? Pilihan sendiri?? tidak ada salahnya jika disebut pilihan, kan bisa milih | Tapi tegakah jika tidak terpaksa supaya tidak masuk neraka?? Jika paham neraka sih tidak bakalan tega |

Saya mungkin terlihat tanpa penyakit, tapi ada penyakit kulit yang belum sembuh sih (sangat perlu perawatan privat :D'') | Jika disuruh usaha sendiri mungkin masih susah, tapi pastinya yang saya butuhkan itu ketelitian (ketelitian yang menyeluruh atau dalam segala bidang) | Dipaksa pasti bisa, tidak ada yang tidak mungkin bisa dilakukan tanpa paksaan | Mungkin lebih dikenal umum dengan sebutan motif/motivasi atau inspirasi, tapi bagi saya yang lebih tepat adalah kata 'paksaan' |

Jadilah manusia dengan dalil tanpa dalih | Mungkin teori saya kurang yang bisa dipraktekkan, kebanyakan saya ambil dari bonus | Dan bonus itu bukan hal yang tepat untuk dicontoh, bonus itu sebab kurangnya keterpaksaan juga | Keadaan dan pihak yang terlibat tidak patut disalahkan, yang perlu disalahkan itu diri sendiri yang lemah dalam menghadapinya :’D |


Tulisan saya mungkin agak unik dan nyeleneh juga ya, mungkin ada bagian yang tidak nyambung :D